Tuesday, April 5, 2011

cara klaim jamsostek

Jamsostek oh Jamsostek
 jamsostek bisa diambil setelah masa kepesertaan lima tahun ,jadi bila saya bekerja tahun 2000 dan habis kontrak tahun 2003,jamsostek baru bisa diambil tahun 2005,tetapi bila saya berhenti kerja tahun 2005 tetap masih ada masa tunggu selama 6 bulan,intinya jamsostek bisa diambil setelah lima tahun+6 bulan sejak kita resign/berhenti kerja contohnya saya berhenti bulan januari 2006,berarti jamsosteknya keluar bulan juli 2006. belakangan ini ada beredar kabar setelah kita berhenti kerja jamsostek bisa langsung diambil,ternyata memang benar,tetapi ada syarat-syarat tertentu diantaranya bila berhenti karena meninggal dunia,menjadi ppns,lanjut ada 2 syarat lagi yg saya lupa,jadi intinya ya kalau mau di coba saja dulu,datang ke kantor jamsostek terdekat(sekarang sudah online/bisa diklaim dimana saja) Hari ini akhirnya saya mengurus JHT Jamsostek saya. Agak pusing juga mengingat banyak keluhan terhadap proses klaim Jamsostek ini beredar di Internet. Sudah terbayang pula proses berbelit, antrian panjang dan waktu 1/2 hari yang akan terbuang. Namun dengan kebulatan tekad, karena memang uang yang ada cukup lumayan untuk menambah periuk nasi, saya akhirnya memutuskan untuk tetap melakukan klaim… afterall, it’s my own damn money.

Sebelum mengajukan klaim, saya melakukan survey terlebih dahulu dengan membaca di Internet maupun melihat langsung ke situs Jamsostek. Dari sana saya memperoleh informasi bahwa untuk mengajukan klaim, saya harus membawa dokumen:
  1. Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) Asli dan 2 kopi;
  2. KTP Asli yang masih berlaku dan 2 kopi;
  3. Kartu Keluarga Asli dan 2 kopi;
  4. Surat Keterangan Berhenti dan 2 kopi;
  5. Materai Rp 6000 1 lembar
Jamsostek saya sendiri ternyata terdaftar di cabang pancoran, namun berhubung sekarang sudah ‘online’ jadi kita bisa klaim di mana saja. Akhirnya saya memutuskan untuk mengajukan klaim di cabang kebon sirih yang dekat dengan kantor.
Dengan berbekal dokumen-dokumen dan mental tempe, saya berangkat dengan menumpak Metromini 66 dari depan kantor. Dalam 45 menit sampailah saya di kantor Jamsostek cabang kebon sirih. Setelah bertanya pada Om Satpam, sayapun dipersilahkan menuju bagian klaim di lantai 1 kantor tersebut. Ealah.. ternyata di lantai dasar ada kantor pos, jadi untuk anda yang tidak berbekal materai bisa membeli di kantor pos itu.
Di lantai satu saya langsung bertanya pada bapak-bapak yang berjaga di depan. Beliau menanyakan KPJ saya dan kemudian memberikan 3 lembar formulir yang harus saya isi. Saya segera mengisi ketiganya dengan agak ragu, maklum ini pengalaman pertama. Namun akhirnya saya sukses juga mengisi formulir-formulir itu. Setelah itu saya kemudian diberikan nomor antrian ke CSO (Customer Service Officer), dapat nomor 20 euy. Segera saja saya masuk ke ruang tunggu. Ternyata sangat sepi, tidak sampai 10 orang ada disitu. Jauh dari bayangan antrian panjang saya. Dan asyiknya ternyata nomor saya sudah ditunggu oleh CSO. Jadi tanpa sempat menunggu sayapun langsung menghadap.
Sang CSO kemudian memeriksa kelengkapan dokumen saya. Saya memberikan ketiga formulir. Kemudian dia menanyakan KPJ dan kopinya; KTP dan kopinya; Kartu Keluarga dan kopinya; serta Surat Keterangan Berhenti dan kopinya. Setelah membandingkan dan menstempel kopiannya, beliau kemudian mengembalikan KTP asli, Kartu Keluarga asli dan Surat Keterangan Berhenti asli. Sementar KPJ dan kopiannya tidak dikembalikan.
Sang CSO kemudian mengisi beberapa bagian dari formulir saya yang belum diisi (hehehe… soalnya bingung mau diisi apa). Dia kemudian bertanya apakah dananya hendak ditransfer ke bank atau cash. Sayapun menjawab cash karena saya berfikir kalau di transfer ke bank pasti nanti saya deg-deg-an mulu menanti-nanti uang tersebut aktif di rekening saya. Beliau kemudian menuliskan tanggal 31 Agustus di tanggal selesai proses dan kemudian meminta saya kembali tanggal itu untuk mengambil uangnya langsung di kasir yang terletak di ujung seberang meja dia. That’s it… selesailah sebagian proses klaim jamsostek saya.
Weleh.. ternyata tidak berbelit dan ternyata tidak menghabiskan waktu 1/2 hari, walaupun saya harus balik lagi namun lebih baik lah daripada harus buang waktu 1/2 hari nunggu. Salut buat Jamsostek.

1 comment:

  1. Waaahhh.... terima kasih banget atas informasinya, tadinya saya sudah hopeless bakalan ga bisa klaim jamsostek saya karena masa kepesertaan baru 2 tahun, saya akan coba mudah2an seberuntung anda. Many Thanks

    ReplyDelete